Tragis, Dua Anak Meregang Nyawa Dalam Sebuah Lubang Di PT Pamorganda

oleh -286 views

Berandapublik.com – Dua anak jadi korban lubang galian tidak diketahui kegunaannya.

Dua mayat usia anak-anak ditemukan di sebuah galian di Perusahaan Pamorganda Afedling IXX dusun Kuala Langi Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara. Selasa, (19/10/21)

Menurut Keterangan salah seorang orang tua korban diketahui saat istirahat kerja, sepontan didengar adanya teriakan istrinya meminta untuk mencari anaknya. Setelah dicari oleh istri di sekeliling rumah tidak ada. Kemudian ia pergi untuk mencari di galian. Di dekat galian dilihat ada sepasang sendal, tanpa pikir panjang orang tua korban masuk ke dalam galian yang penuh air. Saat masuk pertama ditemukannya satu orang korban. Lalu dinaikan dan masuk lagi dan didapat korban kedua. Setelah keduanya diangkat dari lubang tersebut dengan berbagai upaya dilakulan penyelamatan. ternyata kedua anak tersebut tidak dapat ditolong.

Meski demikian, kedua anak tersebut dibawa ke rumah sakit, setelah dilakukan pemeriksaan dari pihak rumah sakit menyatakan kedua anak tersebut sudah tidak bernyawa lagi.

Berdasarkan informasi yang diterima awak media berandapublik.com Bengkulu Utara, kedua anak tersebut merupakan anak dari karyawan PT Pamorganda itu sendiri .

Menurut keterangan dari tim lapangan LT KPSKN PIN-RI Kabupaten Bengkulu Utara, Hutapea, mengatakan kedua anak tersebut ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Keduanya ditemukan pada hari selasa pukul 12.00 WIB dan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi. Diperkirakan berumur 5 – 6 tahun,” kata Hutapea.

Hutapea juga mengatakan, orang tua kedua korban sangat menyayangkan belum adanya tindakan yang dilakukan pihak PT Pamorganda kepada mereka.
“kedua orang tua korban sangat menyesalkan tidak adanya tindakan apapun dari pihak perusahaan hingga saat ini,” tambah Hutapea.

Masih menurut Hutapea, keberadaan galian yang telah memakan korban tersebut, saat ini belum diketahui untuk apa, dan kalaupun ada yang akan dibangun sampai kapan dilanjutkan pembangunannya.

“Atas kejadian ini kedua orang tua korban sangat terpukul, kejadian yang tak diduga terjadi ini saat ditinggal kerja, dan ditemukan sudah tidak bernyawa,” tambah Hutapea.

Awak media berandapublik.com Bengkulu Utara, berupaya meminta tanggapan dari Direktur perusahan Pamorganda, namun hingga berita ini dimuat, kami belum mendapatkan keterangan.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.