Tim Terpadu Pemprov Temukan Dugaan Pelanggaran, Tambang PT. FLBA Ditutup Sementara

oleh -86 views

Berandapublik.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu bentuk tim terpadu untuk meninjau langsung dugaan pelanggaran tambang Pasir Besi PT. Faming Levto Bakti Abadi (FLBA) di Desa pasar Seluma, Kecamatan seluma Selatan Kabupaten Seluma.

Tim Terpadu Pemprov yang dikoordinir oleh kepala Dinas ESDM Ir. Mulyani bersama BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Bengkulu, dan tim dari Pemkab Seluma yang diwakili Asisten III Setkab Seluma Ridwan Sabrin serta sejumlah OPD terkait lainnya, bertatap muka terlebih dahulu di rumah Juang dengan masyarakat Desa Pasar Seluma, Sebelum ke lokasi pertambangan. Kamis (07/07/22).

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, selaku perpanjangan tangan dari kementrian ESDM RI mengatakan, pihaknya meminta hanya dua orang perwakilan saja dari pihak pihak yang ikut ke lokasi tambang. Antara lain Mahasiswa, WALHI dan Masyarakat desa Pasar Seluma.

Menurut Ir Mulyani, pembatasan dilakukan, agar mereka bisa fokus dalam mendapatkan data-data yang ada di lapangan.

“Sesuai kesepakatan, hanya dua orang yang mewakili dari berbagai pihak,” ujar Mulyani.

Dari hasil peninjauan Tim Terpadu Pemprov Bengkulu, ditemukan adanya beberapa pelanggaran yang dilakukan PT. Faming levto Bakti Abadi (FLBA). Antara lain : Penimbunan bekas galian, Pengrusakan hutan pantai, Pembuangan limbah ke aliran sungai, yang berjarak sekitar 30 meter dari bibir pantai.

Menyikapi hal itu, Ir Mulyani, Koordinator Tim Terpadu menegaskan, menutup tambang ini sementara. Sembari menunggu rapat sinkronisasi data 21 Juli mendatang sekaligus ingin bertemu dan meminta klarifikasi dari pihak management Perusahaan.

“Dari hasil peninjauan. Karena banyak dugaan pelanggaran, untuk sementara ini aktivitas pertambangan ini kita tutup. Sebelum diputuskan tahap selanjutnya pada rapat sinkronisasi dengan melibatkan pihak Kementerian ESDM, dan klarifikasi dari pihak perusahaan pada 21 Juli nanti,” Sampai Ir. Mulyani.(dap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.