Tidak Masuk Dalam Sistem Non ASN, FTKS Nakes Mukomuko Diskusi Dengan DPRD

oleh -25 views

Berandapubik.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko menerima keluhan dari Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Kesehatan yang tergabung dalam Forum Tenaga Kerja Sukarela (FTKS).

Keluhan ini disampaikan TKS Kesehatan, karena tidak ada nama-nama mereka sebagai tenaga Non ASN yang masuk di sistem. senin (24-10-22).

Diskusi ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mukomuko, M Ali Saftaini SE, yang didampingi Wakil Ketua I Nursalim, Wakil Ketua II Nopiyanto SH, dan anggota lainnya.

” Kedatangan rekan-rekan FTKS Nakes ke DPRD ini, menyampaikan keluhannya, agar nama rekan-rekan yang belum terdata pada pendataan sebelumnya, memohon agar bisa dimasukan dalam data,” sampai Ali.

Ali menegaskan, setelah mendengar penjelasan dari BKPSDM, adanya persyaratan dalam proses pendataan yang belum dipenuhi oleh TKS, sehingga belum bisa dimasukkan pada sistem yang ada.

” setelah kita sema-sama mendengarkan penjelasan dari pihak BKPSDM, mengenai persyaratan dalam proses pendataan ini, ternyata ada beberapa ketentuan yang belum terpenuhi, dengan ruang yang sangat sempit ini agar bisa masuk dalam proses pendataan itupun sudah kami sampaikan, sehingga rekan-rekan semua bisa memaklimi,” ujar Ali Saftaini.

Ali Saftaini menambahkan, untuk memenuhi persyaratan dalam pendataan seperti ini. dari pihak FTKS sudah mengakui atas kerja, loyalitasnya dan pengabdiannya.

” kami telah sepakat melalui kelembagaan dan akan kita bahas lagi di rapat internal nanti. agar nanti ada pengakuan secara formal terhadap pengabdian rekan-rekan TKS selama ini,” kata Ali Saftaini.

Selain itu, Ali Saftaini menyebut, proses pendataan sebelumnya masih ada indikasi-indikasi, masih ada yang sudah terdata namun kurang memenuhi syarat. Jika memang masih ada ditemukan kesalahan, nanti Pihak BKSDM akan mengevaluasi ulang kembali.

” kami berharap rekan-rekan dari FTKS, agar para TKS Nakes tetap bersabar. Memang ini telah menjadi aturannya, yang pada intinya baik dari eksekutif maupun legislatif telah berusaha untuk membantu.”pungkas M.Ali Saftaini SE (Riki/Adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.