Tanggul Pesawahan Jebol, Ketua DPRD Lebong Tinjau Langsung Lokasi

oleh -127 views

Berandapublik.com – Satu hektar tanaman padi milik warga desa Embong Uram Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong tertimbun material tanah dan batu akibat curah hujan melanda lebong dan sekitarnya, sekitar 16.46 WIB. (9/11/22) kemarin sore

Pantauan di lapangan, ketinggian material yang menutupi lahan sawah tersebut mencapai 1 hingga 2 meter di tiga titik lokasi desa Embong Uram.

Akibat kejadian itu, beberapa petani pemilik sawah, mengalami kerugian diperkirakan sekitar Rp 50 juta, karena lahan tidak bisa lagi diolah alias gagal panen.

Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen didampingi Kadis Pertanian dan Perikanan Lebong, Hedi Parindo dan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lebong, Tantomi, Kadis Lingkungan Hidup, Indera Gunawan dan Anggota Koramil 409-01, Serda Sawalludin, meninjau lokasi sawah petani yang tertimbun. Kamis (10/11/22).

“Lahan pertanian itu tidak bisa diolah lagi oleh petani,” ujar Carles Ronsen.

Carles Ronsen menjelaskan, sebelumnya jalan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Desa Embong Uram, juga jebol, usai air di Tik Temiling meluap pada Senin (7/11) lalu sekitar pukul 18.05 WIB. Jalan yang jebol diketahui sepanjang 10 hingga 15 meter.

Untuk mencegah meluasnya air masuk ke persawahan, Ketua DPRD dan rombongan berjibaku membuat tanggul sementara menghadang luapan air tersebut.

Hanya saja setelah diperbaiki, tanggul itu kembali diterjang banjir kemarin (9/11) yang mengakibatkan sekitar 1 hektare sawah warga rusak akibat tertimbun material tersebut.

“Alhamdullilah langsung saya minta OPD terkait untuk mendata kerugian. Kita melakukan dari hal kecil dahulu, baru ke hal yang lebih besar. Intinya untuk kepentingan umum atau banyak orang,” pungkas Charles Ronsen.

Selain itu, akibat banjir juga menimbun sawah milik warga satu titik di Desa Tabeak Kauk, Kecamatan Lebong Sakti, sekitar 1 Hektare lebih.

Saat ini material tanah longsor itu telah dibersihkan yang dilakukan warga dibantu pemerintah dan BPBD setempat. Untuk total kerugian masih dihitung. Namun diperkirakan Total keseluruhan yang terdampak 7 hektare,luas lahan yang gagal panen 1,5 hektar

“Tim dan rombongan sudah ke lokasi untuk mendata kerugian sekaligus melakukan perbaikan sementara,” pungkas Carles Ronsen.(Jms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.