Seorang Adik Tega Aniaya Kakak Perempuannya, Demi Membela Wanita Idaman Lain

oleh -74 views

Berandapublik.com – Dua pelaku tindak pidana penganiayaan dijerat pasal 351 ayat (1) JO pasal 55. ayat (1) KUHpidana dengan ancaman pidana selama – lamanya 2 tahun 8 bulan penjara, ditangkap Polres Bengkulu Utara.

Kapolres Bengkulu Utara Polda Bengkulu AKBP Andy Pramudya Wardana,S.I.k, M.M melalui Aipda Teguh Santoso dalam press release yang dilaksanakan di Mapolres Bengkulu Utara menerangkan, kedua pelaku yang ditangkap inisial ED (26) dan VV (23). Selasa, (15/11/22).

Adapun kronologis kejadian menurut Aipda Teguh Santoso, bermula dari kostan Tujuh Warna di Kelurahan Gunung Alam Kecamatan Arga Makmur.

Tersangka Edo telah menganiaya dengan memukul kepala dan menendang korban saat posisi korban dalam keadaan telentang. Ironinya korban adalah kakak kandung Edo inisial MY, lantaran membela wanita selingkuhannya yang telah satu bulan tinggal bersama.

“Pada hari Selasa tanggal 8 November 2022 sekira pukul 14.00 WIB, korban bersama kades Karang anyar 1 dan adiknya mendatangi saudara Edo yang merupakan adik kandung korban di kostan Tujuh Warna. Kedatangan itu dengan maksud mengajak saudara Edo untuk pulang ke rumah, dikarenakan ia sudah mempunyai istri dan anak dan sudah sekitar 1 bulan tidak pulang ke rumah. Sementara itu saudara Edo sudah sekitar 1 bulan tinggal bersama dengan saudara VV, merupakan teman dekat ED di kosan tujuh warna,”jelas Aipda Teguh Santoso.

Masih kata Aipda Teguh Santoso, Setelah MY sampai di kosan Tujuh Warna, mendatangi tersangka VV yang saat itu sedang berada di dalam kamar kosan.

MY meminta VV untuk tidak mengganggu adiknya ED, namun VV hanya diam. Karena emosi, MY lalu menampar pipi VV hingga terjadi keribuatan, kemudian datang ED ikut memukul MY.

Akibat kejadian itu, MY mengalami luka cakar di bagian telinga kanan, bengkak dan memar di kepala dan mengalami sakit di kepala dan seluruh tubuh.

” dari penyelidikan dan hasil visum di RSUD Arga makmur, Polres Bengkulu Utara melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku berdasarkan surat perintah penangkapan nomor : SP.kap/139/X1/Res.1.6/2022 Reskrim tanggal 9 November 2022 dan dilakukan penahanan di rumah tahanan polres Bengkulu Utara sejak tanggal 10 November.” tutup Aipda Teguh Santoso.(mag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.