Sebar Percakapan Mengandung Pornografi, Seorang Pemuda Diduga Langgar UU ITE

oleh -116 views

Berandapublik.com – Dudugaan kasus penyebaran video asusila, pria berinisial FEP kini masih dalam proses penyelidikan Polda Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos, M.H, mengungkapkan aksi bejat tersangka berawal pada sore hari sekitar awal bulan Mei 2021 pelapor inisial TVL dihubungi FEP melalui Video Call Whatsapp.

Pelapor yang sedang mandi tanpa mengenakan pakaian mandi saat dihubungi terlapor itu menerima panggilan Video Call dan meletakkan handphonenya di atas closet kamar mandi.

Tanpa diketahui TVL ternyata diam-diam FEP dapat melihat dan merekam pelapor yang sedang mandi dari Video Call tersebut, tidak merasa curiga, pelapor yang tidak mengetahui kelakuan bejat FEP segera menghentikan percakapan video call karena ia sudah selesai mandi.

Rekaman percakapan vidio call antara FEP dengan TVL ternyata disebarkan FEP ke grup whatsapp

“FEP diduga menyebarkan rekaman percakapan video call antara korban dan terlapor ke grup whatsapp Yook bisaa yook yang diduga bermuatan konten asusila pada Senin siang (07/06/2021)” ungkap Kabid Humas .

Kabid Humas Polda Bengkulu dalam keterangannya juga mengatakan, kasus ini dalam proses penyelidikan polisi, dan FTP melanggar UU ITE dengan ancaman kurungan 6 tahun penjara dan denda 1 milyar rupiah.

“Kasus ini dalam proses penyelidikan lebih lanjut, FTP diduga melanggar pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan hukuman penjara paling lama 6 Tahun dan denda paling banyak satu miliar rupiah,” pungkas Sudsrno, S Sos, MH.(mag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.