Review Masalah Sampah di Kabupaten Lebong, Acuan Pengolaan Sampah 20 Tahun Kedepan

oleh -78 views

Berandapublik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P), menggelar laporan akhir review rencana induk persampahan Kabupaten Lebong.

Laporan akhir review rencana induk persampahan ini dilaksanakan di ruang Cipta Karya Dinas PUPR-P Lebong, Kamis (3/11/22).

Acara dibuka langsung Plt Kadis PUPR-P Kabupaten Lebong, Joni Prawinata melalui Kabid Cipta Karya, Mast Irwan dihadiri perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehaten (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bappeda Lebong, serta akademisi asal Universitas Bengkulu.

Kadis PUPR-P Kabupaten Lebong, Joni Prawinata melalui Kabid Cipta Karya, Mast Irwan menyebutkan, berdasarkan laporan akhir penyusunan review rencana induk persampahan sudah final.

“Laporan dokumen ini sebagai acuan pembangunan pengelolaan sampah di Lebong selama 20 tahun kedepan,” ujar Mast Irwan.

Dia mengaku, laporan ini sebagai bahan draf rancangan peraturan daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Lebong, termasuk sebagai produk hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam mengambil retribusi pengelolaan sampah.

“Jadi, saat diperdakan dari OPD DLH bisa. Artinya ini yang harus dilaksanakan hingga disaat penganggaran dasar hukum kebijakannya jelas,” beber Mast Irwan.

Laporan akhir ini menurut Mast Irwan, memuat dokumen teknis 20 tahun atau terhitung dari 2023 sampai 2024 untuk pengaturan persampahan di daerah ini.

Selama ini kata dia, penempatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara dan akhir sering terjadi kendala. Mulai dari jadwal pengangkutan, pembuangan sampah. Termasuk tidak adanya sistem pengelolaan sampah di TPS Akhir.

“Akan tetapi 5 tahun sekali harus direview karena perubahan jumlah penduduk, geografi selalu berubah. Setiap 5 tahun dilakukan review untuk mengetahui pembangunan yang jelas,” jelas Mast Irwan.

Enam kecamatan harus jadi perioritas wilayah cakupan pelayanan untuk skenario pembangunan rencana induk, termasuk Kecamatan Lebong Utara, Amen, Uram Jaya, Tubei, Bingin Kuning, dan Kecamatan Lebong Selatan.

“Kondisi pengelolaan persampahan di Lebong terlihat masih belum berjalan dengan baik, faktor perilaku atau kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan. Makanya kita susun mulai dari sekarang.” tutup Mast Irwan.(jsm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.