Program Berobat Gratis Gusnan Mulyadi, Dinilai “Prank” Untuk Warga Bengkulu Selatan

oleh -55 views

Berandapublik.com – Program yang disampaikan Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, tentang berobat gratis dengan syarat cukup bawa KTP dinilai masyarakat hanya omong doang alias Omdo.

Program itu juga diduga cuma hayalan dan pemanis dalam berbicara di depan publik. Karena setelah salah seorang warga yang ingin berobat di Puskesmas Kota Manna, program tersebut ternyata tidak berlaku.

Informasi dari salah satu warga berinisial L, ingin berobat di Puskesmas Kota Manna dengan menggunakan KTP. Dirinya ditolak dengan alasan pihak puskesmas mengaku belum mengetahui dan belum ada sosialisasi dari Bupati Bengkulu Selatan.
“kami pihak puskesmas belum mengetahui tentang hal ini, belum ada sosialisasi dari Bupati. Jadi kami belum berani menerapkan aturan tersebut. Mendengarnya saja baru sekarang,” ungkap salah satu pegawai puskesmas.

Mendapat informasi tersebut awak media langsung konfirmasi dengan kepala Desa Pagar Dewa, Rusman Mahidi, melalui sambungan telepon ia mengatakan,
“dari pihak kami juga sebenarnya masih ragu dengan adanya aturan dari Bupati tentang berobat gratis ini. Setidaknya ada sejenis surat yang diberitahukan kepada instansi terkait supaya program ini berjalan dengan lancar,”ungkap Rusman.

Di tempat terpisah, aktivis muda Bengkulu Selatan, Nopredi Herawan, angkat bicara dan mengatakan,
“seharusnya Bupati itu panutan, bekerjalah dengan nyata. Jangan cuma bisa pencitraan saja melalui program yang lucu dan terkesan tidak masuk akal. Seperti berobat pakai KTP yang sudah diketahui tidak benar, apa lagi yang baru-baru ini program Ngantor di desa yang terkesan lucu. Kenapa saya katakan demikian, karena urusan di kabupaten saja banyak yang tidak benar, ini yang dibenarkan dulu,” tegas Nopredi Herawan

Ketika membagikan secara simbolik kartu Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN- KIS) untuk kepala Desa dan Perangkat Desa di Balai Sekundang Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Kamis, (3/2/2022) lalu Gusnan Mulyadi mengatakan,

“Ada satu hal yang ingin saya tegaskan, pemerintah menjamin kesehatan untuk para kepala desa dan perangkat serta keluarga mereka. Namun kami juga meminta mereka (perangkat desa dan kepala desa) untuk menjamin layanan kepada masyarakat. Sekarang apa gunanya mereka sehat?. Agar mereka bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ungkap Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi.

Gusnan Mulyadi juga mengatakan,”Saya kadang-kadang merasa sedih juga banyak laporan dari warga pelayanan yang kurang maksimal dari perangkat desa dan aparatur desa. Jadi sekali lagi mudah-mudahan ini menjadi pemicu mereka untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” sambung Bupati.

Ditambahkan Bupati, masyarakat Bengkulu Selatan yang tidak mendapatkan kartu BPJS atau tidak terdaftar didalam keanggotaan BPJS tidak perlu khawatir.

“Seluruh masyarakat Bengkulu Selatan cukup membawa KTP saja untuk berobat gratis di puskesmas-puskemas dan di rumah sakit umum, ini kami jamin,” kata Bupati Gusman Mulyadi saat itu.

Redaksi Berandapublik.com sudah meminta tanggapan dari Bupati Bengkulu Selatan, mengenai program berobat gratis ini. Hingga berita ini dimuat, belum mendapatkan jawaban. (ans).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.