Polres Kaur, Perlahan Menguak Dugaan Korupsi Dana Hibah Kemenpora Tahun 2018

oleh -154 views
Sumber Foto Humas Polda Bengkulu

Berandapublik.com – Tirai dugaan tindak pidana pungli/korupsi dana hibah Kemenpora tahun 2018, terus disingkap Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Kaur

Pemeriksaan dua Kades yang menjabat ditahun 2018 saat bantuan itu dikucurkan dibenarkan Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono S.IK, MH, melalui Kasat Reskrim IPTU Indro Witayuda Prawira S.TK S. ik. Selasa, (23/11/21).

Kasat Reskrim mengatakan, dari hasil keterangan sementara kemarin (Senin ,22/11/21), diketahui adanya setoran uang tunai sebesar Rp54 juta dari pagu dana sebesar Rp 170 juta, dari proyek pembangunan GOR mini kepada staf Kemenpora.

” dari pemeriksaan kemarin, setoran ini bertujuan untuk pekerjaan pembangunan fasilitas olahraga itu dapat berjalan hingga selesai dari sisa dana pembangunan yang telah di setor ke staf Kemenpora .” jelas Kasat.

Menurut Kasat, sampai saat ini sudah berapa pihak yang menjalani pemeriksaan dalam perkara dugaan Pungli dana Menpora. Menyusul lagi lapor terdakwa Musihirin (staf Kemenpora RI) yang sudah menjalani hukuman dalam perkara yang sempat ditangani Polres Kaur.

“Hanya beberapa desa lagi yang belum kita periksa, kita akan rampungkan segera. Tadi ada desa di Kecamatan Nasal yang kita periksa, besok ada beberapa saksi akan kita periksa,”tegas Indro Witayuda Prawira.

Untuk diketahui, Pungli pada pembangunan 4 unit GOR mini serta 10 unit lapangan voli di beberapa desa di Kabupaten Kaur. Dana yang dikucurkan kementerian yakni sebesar Rp 2,4 miliar dengan pungutan bervariasi.

Musihirin sendiri pasca diputus bersalah sempat mengajukan banding, namun putusan banding menguatkan putusan PN Tipikor.

Tidak terima keputusan tersebut, Musihirin sempat juga mengajukan kasasi, lagi-lagi kasasinya ditolak dan terpaksa menjalani hukuman 4 tahun 10 bulan. Saat ini sedang menjalani Pembebasan Bersyarat (mag).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.