Pengerjaan Jembatan di Paku Haji Dikeluhkan Warga, Dinilai Lambat dan Lumpur menutupi Jalan

oleh -72 views

berandapublik.com – Warga desa Paku Haji Kecamatan Pondok Kubang mengeluh, tanah Pembangunan Jembatan yang baru, menutupi Jalan.

Akibat hujan melanda desa paku Haji dan sekitarnya membuat tanah di ujung jembatan yang baru dibangun berlumpur dan berkubang, karena tanah timbunan hanyut ke jalan.

Hal ini membuat aktifitas warga terganggu, terutama bagi anak sekolah dan para ASN yang bertugas di daerah ini.

Warga berharap lumpur yang hanyut ke jalan pada waktu hujan, bisa diatasi dan pembangunan jembatan ini bisa dipercepat.
“apakah dibuat siring, supaya anak-anak kami melewati jalan ini tidak sampai jatuh. Apa lagi di desa kami ada sekolah dasar, kasihan dengan guru-guru yang melewati jalan itu, pembangunannya dinilai lambat,” kata warga ketika ditemui yang enggan menyebutkan namanya.

Kades Paku Haji, Asri Junianto, ketika ditemui awak media berandapublik.com mengatakan memang benar warganya sudah mulai resah akibat timbunan tanah di ujung jembatan baru, hanyut hingga menutupi jalan.

Kades berharap ada pertanggungjawaban pihak pekerja jembatan dan mencari solusinya agar hal itu tidak terjadi.
“seharusnya pihak yang bekerja membuat jembatan ini bertnggungjawab, dan mencari solusi terbaik gimana caranya supaya tanah yang hanyut ke jalan bisa teratasi,” kata Asri Junianto. Kamis, (19/8/21)

Awak media berusaha menemui kontraktor yang membuat jembatan itu, akan tetapi informasi yang diterima dari pekerja, pihak kontraktor sudah dua hari tidak turun ke lapangan.
“sudah dua hari bos tidak masuk ke lapangan,” kata salah seorang pekerja.(amj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.