Pemkab Lebong Diminta Bersikap Tegas, Sehubungan Viralnya Vidio Asusila Pejabat

oleh -402 views

Berandapublik.com – Pemerintah Kabupaten Lebong diminta segera menindaklanjuti beredarnya vidio Asusila yang dilakukan oknum pejabat kabupaten Lebong.

Hal itu disampaikan salah seorang tokoh masyarakat yang juga sebagai ketua umum ormas gerakan rakyat bela tanah adat (Garbeta) Dedi Mulyadi, kepada awak media berandapublik.com. Kamis, 10/11/22.

Menurut Dedi Mulyadi, vidio yang diduga dilakukan oknum pejabat kabupaten Lebong ini, sudah menjadi trending topik di masyarakat Lebong bahkan di provinsi Bengkulu. Merusak citra ASN, melanggar kode etik. Selaku pimpinan kecamatan, seharusnya memberi contoh yang baik untuk masyarakat, bukanya memberikan hal yang melanggar etika.

” Harapan masyarakat harusnya Pemkab mengambil tindakan tegas terhadap ASN yang melanggar etika tersebut, untuk diberhentikan sebagai pejabat pimpinan kecamatan. Karena disiplin pegawai yang diutamakan. Oknum pejabat itu telah merusak citra ASN, sebab mulai dari kalangan sekolah hingga kalangan masyarakat sudah melihat prilaku LM. Mulai dari murid SMP, SMA sudah mengetahui vcs oknum pejabat kabupaten Lebong ini, ” kata Dedi Mulyadi.

Masih kata Dedi Mulyadi, tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Lebong, baik secara kelembagaan maupun secara hukum harus diambil, mengingat video viral terkait tindakan asusila yang dilakukan, benar-benar telah mencoreng nama Kabupaten Lebong, terlebih lagi pelakunya diduga salah satu pejabat publik di jajaran pemerintah kabupaten Lebong.

Lebih lanjut dikatakan Dedi Mulyadi mengatakan, persoalan ini sangat memalukan, dan ada baiknya pula jika benar oknum yang viral di video asusila itu merupakan pejabat publik, hendaknya yang bersangkutan mengundurkan diri

” bagaimana mau menjadi panutan atau melakukan pelayanan publik, perbuatannya sudah melanggar norma norma kehidupan di kabupaten Lebong.” tutup Dedi Mulyadi (Jms).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.