Pelatihan Bahasa Isyarat, MMI Berharap Menjadi Bahasa Keseharian Masyarakat Bengkulu

oleh -127 views

Berandapublik.com – Pekumpulan Mitra Masyarakat Bengkulu ( MMI) melaksanakan kegiatan rutin memberikan pelatihan bahasa isyarat gratis bagi masyarakat Bengkulu. Diselenggarakan di area halaman cafe pojok PeDe di jalan Indragiri 12 A Padang Harapan Kota Bengkulu. Sabtu, (15/10/22)

Kegiatan ini dilakukan sejak tahun 2019 yang lalu. Tahun 2022 ini merupakan kali ke-3 dan kegiatan ini pernah terhenti tahun 2020, karena pandemi Covid-19.

Pelatihan ini dikemas menggunakan konsep outdoor, yaitu dilakukan di tempat terbuka. Selama ini dilakukan di kawasan wisata pantai panjang dengan cara membuka lapak belajar dengan mengajak para wisatawan yang berada di Pantai Panjang untuk belajar bersama.

Untuk tahun 2022 ini pelatihan bahasa isyarat gratis diselenggarakan di area halaman cafe pojok PeDe di jalan Indragiri 12 A Padang Harapan Kota Bengkulu, lokasi tersebut juga merupakan lokasi perkantoran Difabelpreneur Centre MMI setiap hari Sabtu pukul 16.00-17.30 WIB. Untuk tahun ini diikuti oleh 25 orang peserta dari latar belakang berbeda, mulai dari mahasiswa, pekerja swasta, ASN hingga masyarakat umum lainnya.

Ketua MMI, Irna Riza Yuliastuty ketika ditemui di Sekretariat MMI mengatakan, mempunyai pengetahuan dan keterampilan berbahasa isyarat sangat penting, karena di sekeliling kita ada penyandang disabilitas tuna rungu.

” Penting sekali kita mempunyai pengetahuan dan keterampilan berbahasa isyarat, karena banyak di sekeliling kita teman runggu wicara, ketika kita tidak bisa berbahasa isyarat maka akan ada tembok yang menghalangi kita berkomunikasi,” kata wanita yang akrab dipanggil Irna ini.

Irna juga menyampaikan, bahwa pelatihan bahasa isyarat ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh MMI untuk berkontribusi dalam pembangunan di Provinsi Bengkulu.

“Salah satu indikator pelayanan publik yang inklusif adalah layanan yang aksesable untuk disabilitas, salah satunya penyediaan juru bicara isyarat disetiap layanan layanan publik. Semakin banyak orang yang faham bahasa isyarat maka semakin terbuka akses informasi bagi masyarakat dari kelompok disabilitas runggu wicara,” ujar Irna.

Menurut Irna, dalam upaya mensosialisasikan bahasa isyarat ini, MMI selain membuat pelatihan gratis juga membuka kesempatan dan kerjasama dengan semua pihak, baik individu, kelompok profesi dan pemerintah daerah untuk melatih anggota atau ASN yang ingin belajar bahasa isyarat.

Dia menerangkan, saat ini pelatih bahasa isyarat yang dimiliki oleh MMI sebanyak 4 orang pengajar tetap, dengan 1 orang pengajar optional.

” untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi sekretariat MMI di Jalan Airmusi No.494 Rt 43 Betungan Kecamatan Selebar kota Bengkulu atau di Difabelpreuner Center MMI di Jalan Indragiri 12 A Padang Harapan Bengkulu kontak person 0852-7989-6688.” tutup Irna. (mag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.