Menghadapi Musim Penghujan, Masyarakat di Kaur Selatan Mulai Resah Akan Datang Banjir

oleh -199 Dilihat
oleh
Foto : Gambar aliran Sungai Bintuhan yang tertimbun tanah

Berandapublik.com – Sejumlah Desa di Kecamatan Kaur Selatan beberapa bulan ini terus memperhatikan keadaan Sungai Bintuhan yang selalu tergerus dan tertimbun oleh tanah.

Hal ini akan dikhawatirkan bisa mengakibatkan banjir bandang di waktu yang akan datang bila musim penghujan tiba.

Dengan demikian, sejumlah Desa memerlukan bantuan dari Pemerintah Daerah Kaur dan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mengeruk aliran sungai tersebut dengan alat berat. Bila keadaan ini selalu seperti ini akan berdampak banjir.

Ketika dikonfirmasi kepada Camat Kecamatan Kaur Selatan melalui via WhatShapp Renra mengatakan, pihaknya sudah meminta bantuan dengan mengirim surat kepada Pemda Kaur.

” kami sudah meminta bantuan melalui surat sudah 2 kali kepada Pemerintah Daerah Kaur. Tembusan PUPR Kaur, BPBD, DLH.

Camat juga mengatakan, pihak Pemdes dan Kecamatan Kaur Selatan yang terdampak sudah meminta bantuan melalui proposal kepada Pemerintah Daerah Kaur dan sudah begitu lama menunggu, berbulan-bulan. Akhrinya direspon oleh Dinas Lingkungan Hidup. Tapi sayangnya dinas yang menyiapkan alat berat yakni Dinas Lingkungan Hidup, alatnya lagi rusak berat,” Kata Camat, Kamis (26/10/2023).

Rendra berharap, agar Pemerintah Daerah Kaur dan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk dapat segera mengatasi persoalan ini, karena Kabupaten Kaur bisa terdampak banjir apabila diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Saya harap Pemerintah Kaur dan Pemerintah Provinsi agar dapat cepat mengatasi ini, terjunkan alat berat untuk Normalisasi sungai Bintuhan ini dan mendesak untuk dilaksanakan karena sebentar lagi masuk musim hujan,” tambah Camat.

Camat Kaur Selatan juga mengungkapkan, apabila ini belum di atasi yang mengalami dampak bukan hanya Kaur Selatan. Tetapi seluruh Provinsi yang berada di jalur Barat Sumatera, karena jalan ini adalah jalur transportasi nasional. Dengan begitu pasti semua arus lalu lintas barang dan jasa terhambat jika terjadi banjir bandang lagi.

Sedangkan Kades Selasih, Iskandar mengatakan, dirinya bersama pemerintah Desa yang terdampak beberapa hari yang lalu sudah datang ke Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menyampaikan surat dan proposal, meminta bantuan perihal pembersihan dan pengerukan sungai Bintuhan yang berada di Kaur Selatan.

“Untuk saat ini hasil proposal yang kami sampaikan di Pemprov Bengkulu belum ada kabar, dan saya harapkan segera ditindak lanjuti,” Kata Iskandar.

Adapun beberapa Pemerintah Desa terkhusus di Kecamatan Kaur Selatan
yang meminta agar Pemerintah Daerah Kaur dan Pemprov Bengkulu memperhatikan kondisi Sungai Bintuhan tersebut ialah Desa Selasih, Desa Suka Bandung, Desa Pahlawan Ratu dan Desa Pasar Lama. (rks)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *