Mediasi Pedagang Pasar Beringin Dengan Pemkot Singkawang, Tentang Revitalisa

oleh -146 views

Berandapublik.com – Permasalahan Pasar Beringin belum juga berakhir, warga tetap menolak revitalisasi didanai investor.

Sebelumnya demontrasi para pedagang dilakukan di Gedung DPRD Singkawang, kini kembali digelar di Kantor Walikota Singkawang. Selasa, (18/10/22).

Demo kali, Perwakilan dari beberapa pihak diterima Sekretaris daerah untuk melakukan dialog, mencari solusi terbaik menyangkut revitalisasi Pasar Beringin, meski tidak dihadiri oleh Walikota, hanya dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang.

Dalam aksi ini, Dekky Armadani, Pembina Forum Pedagang Pasar Beringin (Fokpabes) mengatakan, para pedagang sudah berkali kali menyatakan keberatan jika revitalisasi didanai investor.

” Saya dan para pedagang sudah 8 kali menyatakan, keberatan revitalisasi pasar beringin didanai investor. Saya menyayangkan mengapa dana PEN tidak diperuntukkan revitalisasi pasar beringin. Saya mendukung menggunakan dana APBD atau APBN,” kata Dekky Armadani.

Hal Senada juga disampaikan oleh Ketua HMI Kota Singkawang, Purwanto. Menurut Purwanto, pihaknya tidak menolak revitalisasi pasar beringin ini. Namun menurut dia, keberatan bukan pada revitalisasi pasar, tetapi pada sistem dari revitalisasi itu adanya pihak ketiga.

Dia menduga, dengan adanya pihak ketiga dalam pembangunan itu, bisa jadi beban angsuran yang dibayar para pedagang dan berimbas pada harga dagangan itu sendiri.

” kami bukannya menolak revitalisasi yang ingin dilaksanakan. Yang kami tolak adalah sistem dari revitalisasi itu, yaitu tentang adanya pihak ketiga dalam pembangunan revitalisasi. Dengan adanya pihak ketiga, sangat boleh jadi beban angsuran yang akan dibayar oleh para pedagang isemakin besar, bahkan berpengaruh dengan harga-harga dagangan itu sendiri,” ujar Purwanto.

Dikatakan Purwanto, Alangkah baiknya pembangunan tersebut dilakukan dengan anggaran dana APBD, walaupun pembangunan dilaksanakan dalam waktu yang panjang. Agar kedepannya para pedagang sejahtra dan pemkot sendiri dapat menikmati hasil pembangunan itu.

Sekretaris Daerah Kota Singkawang Drs. H. Sumastro, M.Si mengatakan, menurut dirinya tidak ada perbedaan pandangan antara Pemkot Singkawang dengan pedagang, namun untuk revitalisasi pasar beringin dari APBD dan APBN perlu dikaji lebih dulu.

“Menurut saya tidak ada perbedaan pandangan antara Pemkot Singkawang dengan Pedagang, Untuk Ide, pendanaan Revitalisasi Pasar Beringin dari APBD atau APBN, tidak dapat serta merta dapat dilakukan, karena perlu dikaji secara komprehensif terlebih dahulu,” kata Sekda.

Menaggapi apa yang disampaikan Fokpabes dan HMI, Sumberanto, wakil Ketua DPRD Kota Singkawang menyampaikan, sebagai Wakil Ketua DPRD dirinya mengapresiasi demo revitalisasi. Dia menegaskan, tidak akan melakukan revitalisasi sebelum adanya kesepakatan para pedagang.

” Saya sebagai Wakil Ketua DPRD mengapresiasi cara penyampaian demo hari ini, tidak akan dilakukan revitalisasi, jika belum ada kesepakatan dengan pedagang,” kata Sumberanto.

Sudomo, Penasihat Fokpabes, menyampaikan, dalam pertemuan ini sudah ada kesimpulan, kalau Pembanguan revitalisasi Pasar Beringin melalui investor dibatalkan.

” Jadi udah jelas , revitalisasi pasar beringin, menggunakan investor dibatalkan, karena tidak ada kesepakatan pemerintah dengan para pedagang.” sampai Sudomo.

Usai pertemuan dan telah ada kesimpulan awal, Ketua Fokpabes, Nasikhi menyampaikam ucapan terima kasih kepada semua pihak atas sambutannya menerima penyampaian aspirasi dari para pedagang sehingga bisa duduk satu meja mengupayakan jalan terbaik menyelesaikan masalah revitalisasi pasar Beringin.

” saya mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada sekda, dan jajarannya, unsur pimpinan dewan, dan anggota dewan dan kepada TNI/Polri atas sambutan hangat menerima perwakilan pedagang untuk duduk satu meja, musyawarah mufakat hingga mendapatkan kesimpulan/ kesepakatan yang sangat ditunggu para pedagang pasar beringin, sehingga tidak ada lagi, polemik yang tidak tentu arah dan informasi negatif yang beredar selama ini di masyarakat,” kata Nasikhi.

Pantauan awak media, Demo berjalan dengan lancar walau tanpa dihadiri Walikota Singkawang. Para pedagang Pasar Beringin serta anggota Himpunan Mahasiswa Islam Kota Singkawang, kembali ke rumah masing-masing dengan tertib meninggalkan kantor walikota singkawang.(spr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.