Masyarakat Lebong Meminta Pemda Memberi Kepastian, Tentang Dualisme BMA dan Sanksi Pelaku VCS

oleh -286 views

Berandapublik.com – Pemerintah Kabupaten Lebong kembali dipertanyakan dengan terjadinya dua permasalahan di Kabupaten Lebong yang dinilai belum ada kejelasan.

Hal itu disampaikan Baktiar, Ketua P Famal Kabupaten Lebong kepada awak media berandapublik.com. Senin, 14/11/22.

Menurut Baktiar, dua hal yang dipertanyakan itu ialah masalah BMA dan mengenai Vidio Call Sek (VCS) yang menghebohkan duni maya hingga saat ini.

“Atas nama masyarakat Lebong, saya mempertanyakan kepada Pemerintah Daerah. Ada dua versi BMA di kabupaten Lebong. Satu, diketuai Nedi Arianto Jalal dan yang kedua, yang diketuai Badruszaman,” kata Baktiar

Baktiar menjelaskan, versi pertama yang diketuai Nedi Arianto Jalal ini sudah bukan rahasia umum, kalah di PTUN. tetapi masih aktif melaksanakan aktifitasnya. Sedangkan versi yang kedua diketuai Badruzzaman, yang menang di PTUN beberapa waktu lalu, tetapi geraknya tidak bisa leluasa. Karena versi Nedi Arianto Jalal terus mengemuka saat ada kegiatan adat.

” ini perlu diluruskan oleh Pemda Lebong, Kalau ada dua versi ini, yang mana yang sah menurut pemda atas nama pemerintah. Masyarakat meminta Pemda Lebong untuk menetapkan BMA mana yang sebenarnya. karena dualisme BMA dinilai membingungkan masyarakat.” ujar Baktiar.

Ketau P. Famal ini juga mengatakan, masyarakat menganggab Pemda Lebong lalai memberikan kepastian kepada masyarakat tentang BMA ini.

Masih menurut Baktiar, menyangkut VCS yang dilakukan oknum camat di Lebong, Pemda Lebong belum memberikat tindakan nyata seperti yang diharapkan masyarakat. Apa lagi yang menjadi sorotan, pelaku adalah salah satu anggota Badan Musyawarah Adat versi Nedi Harianto Jalal.

“Seharusnya menurut saya, Pemda Lebong harus memberikan kepastian BMA mana yang dianggab sah. Dan menetapkan sanksi kepada oknum camat pelaku VCS itu dengan segera, Bukan hanya masyarakat, Pemda juga dibuat malu oleh oknum camat ini.”tutup Baktiar.

Atas permasalahan yang disampaikan oleh ketua P Famal ini, awak media mencoba meminta tanggapan dari Sekda Lebong, Namun belum bisa dimintai tanggapannya, karena masih dinas luar.(jmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.