Limbah Pabrik KSM Untuk Kesekian Kalinya Diduga Cemari Sungai Kukun di XIV Koto

oleh -238 Dilihat
oleh

Berandapublik.com  – Pabrik Karya Sawitido Mas( KSM) di Desa Pauh Terenja Kecamatan XIV KOTO Kabupaten Mukomuko Provisi Bengkulu, Kembali mencemari Sungai Kukun.

Dugaan pencemaran Sungai Kukun ini diketahui berdasarkan laporan dari beberapa masyarakat Pauh Terenja, yang menyatakan saat ini kini kondisi sungai kukun kembali di cemari limbah dari pabrik KSM

Sumber mengatakan kepada awak media Berandapublik.com Mukomuko,  awalnya ia ingin pergi memancing ikan ke sungai tersebut.  Tita tiba setelah sampai di pinggiran sungai  Kukun ia sangat terkejut  ketika menyaksikan sungai Kukun sudah menghitam semua. Dugaan sementara akibat limbah Pabrik KSM.

“ saya merasa sangat kecewa. Kemudian saya berfikir bagai mana dengan dinas yang terkait yang pengawasi limbah pabrik ini . Pasalnya sudah satu minggu ini sungai kami dicemari terus menerus oleh limbah pabrik,”  terang sumber.

Menurut sumber, Kalau limbah pabrik dibuang ke sungai ini terus,  jelas sungai Kukun ini akan tercemari dan secara otomatis habitat  yang berada di sungai kukun akan mati dan bila dibiarkan akan berdampak kepada masyarakat yang mandi di sungai. Selain itu juga diduga akan berdampak pada ternak-ternak masyarakat sekitar.

“ biasanya masyarakat bisa mancing di sungai kukun. Dengan adanya limbah mencemari sungai maka ikat yang ada di sungai akan punah,”  terang Sumber.

Atas nama masyarakat Pauh Terenja Khususnya dan masyarakat desa yang terdampak agar kiranya dinas yang terkait  dapat menyelesaikan permasalahan limbah ini dan segera turun ke lapangan.

“ kalau masih membuang limbah ke sungai kukun, bisa membahayakan keselamatan hewan ternak. Atas nama warga saya berharap harus diberikan sanksi hukum sesuai dengan perjanjian di awal. Karena pecemaran ini sudah ke sekian kalinya, pembuangan limbah di lakukan oleh pihak pabrik ke sungai kami.” Tutup Sumber.

Selain kata Sumber,  tercemarnya  Sungai Kukun ini juga dimuat dalam unggahan siaran langsung  facebook milik Depi Nafriadi Nafriadi  ( mnr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *