Kunker Kapolda di Rejang Lebong, Bahas Situasi Di Padang Ulak Tanding

oleh -330 views

Berandapublik.com – Kunjungan Kerja Kapolda Bengkulu Irjen Pol.Drs. Guntur Setyanto, M.Si, ke Kabupaten Rejang Lebong, dalam rangka rapat lintas sektoral.

Rapat kordinasi lintas sektoral ini bersama Forkominda Prov. Bengkulu dan Forkominda Kab. Rejang Lebong serta Tokoh Masyarakat sehubungan dengan pengungkapan kasus narkoba dan senjata api rakitan di wilayah hukum Polres Rejang Lebong. Bertempat di Rumah Dinas Bupati. Sabtu (11/09/2021).

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Guntur Setyanto, M.Si mengapresiasi kinerja Kapolsek Padang Ulak Tanding dan seluruh personil dalam pengungkapan dan penangkapan Bandar Narkoba dan Senjata Api rakitan.

Ia menjelaskan berdasarkan keterangan anggota dilapangan tidak ada pernyataan yang menyatakan bahwa masyarakat Binduriang dinilai tidak kooperatif, masyarakat Binduriang dinilai telah membantu personil Polri pada saat ingin membawa tersangka dan barang bukti.

“Dengan indikasi ditemukan adanya amunisi dari berbagai jenis senjata tentunya kita harus meningkatkan kewaspadaan, dikarenakan tidak menutup kemungkinan masih adanya senjata api rakitan yang sampai saat ini belum ditemukan atau belum diketahui,” jelas Kapolda.

Selain itu menurut Kapolda, wilayah – wilayah rawan yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan nantinya akan dilakukan koordinasi. Guna mencari solusi dan tata cara penanganan wilayah yang dianggap rawan. Menurutnya perlu dilakukan perlakuan khusus dan penanganan khusus di daerah perbatasan Lubuk Linggau dan Rejang Lebong sehubungan dengan rawannya aksi kejahatan.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu DR. H. Rohidin Mersyah mengatakan menindaklanjuti pengungkapan kasus narkoba dan senjata api rakitan tersebut diperlukan peran serta, masukkan baik dari segi pemerintahan, keamanan maupun tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat.

Ia menjelaskan, untuk situasi di Kecamatan Binduriang sampai dengan saat ini kondusif, namun yang membuat situasi menjadi tidak kondusif bukan dari warga setempat melainkan adanya provokasi dari pihak lain.

“Menindaklanjuti agar menurunnya tingkat kejahatan di Kab. Rejang Lebong perlunya dikeluarkan larangan pesta malam dan terkait larangan pesta malam tersebut perlunya penekanan dari Pemerintah Daerah yang didasari oleh Peraturan Daerah, Peraturan Bupati dan kesepakatan,” jelas Gubernur.

Di sisi lain, Tokoh Masyarakat, DR. H. A Hijazi, SH M.Si yang pernah menjabat sebagai Bupati Rejang Lebong menyampaikan, perlu dilakukan pendekatan secara struktural untuk menciptakan situasi yang kondusif. Menurutnya, masyarakat di Kec. Binduriang menolak keras persoalan Narkoba atau kejahatan lainnya dan mendukung pihak keamanan untuk memberantas kejahatan yang terjadi di Kec. Binduriang.

Hadir pada rakor tersebut Gubernur Begkulu DR. H. Rohidin Mersyah, Kajati Bengkulu Agnes Triani, S.H., M.H, Kepala BNN Supratman, Waka Polda Bengkulu Brigjen Pol. Drs. Hari Prasodjo, SH MH, Dir Narkoba Polda Bengkulu KBP Roh Hadi, S.Ik MH, Bupati Rejang, Toga, Todat dan Tomas Kab.Rejang Lebong.(mag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.