Kepala SD 80 X Sungai Tawar, Akui Uang PIP Siswa Untuk Menutupi Pajak Bangunan

oleh -290 views

Berandapublik.com – Dana PIP yang diduga digelapkan kepala sekolah 80X Sungai Tawar Kecamatan Mendahara berfarisi.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 10 tahun 2020, petunjuk pelaksanaanya melalui sekretaris jenderal Kemendikbud nomor 7, ada dua kategori peserta didik yang berhak menerima PIP, DTKS siswa yang berasal dari keluarga yang tercatat data terpadu kesejahteraan sosial.

Hasil investigasi awak media di lapangan dana PIP SD 80 X Sungai Tawar Kecamatan Mendahara diduga disalahgunakan Kepala Sekolah. Sabtu, (14/1/22)

Dari keterangan Dra Artini, Kepala Sekolah Dasar 80 X kepada awak media menyampaikan, Siswa penerima PIP tahun 2019 sebanyak 18 Siswa. Tahun 2020 28 siswa dan tahun 2021 104 dari 183 jumlah siswa.
” penerima PIP bervariasi, ada yang Rp.225 ribu dan ada juga 450 ribu per siswa,” kata Dra Artini.

Secara gamblang Dra Artini mengakui kesalahannya. Dirinya juga siap menerima konsekwensi atas apa yang dia perbuat, termasuk diberhentikan sebagai kepala sekolah.
” saya mengakui kesalahan saya. Karena
apa yang saya perbuat wali murid jadi kecewa.
saya juga siap berhenti jadi kepsek setelah saya selesaikan semua duit PIP
anak murid, saya gunakan nutupi pajak bangunan,” tambah Artini.

Artini menceritakan, awalnya dana itu ia gunakan, sekolah yang ia pimpin mendapatkan rehab sekolah melalui swakelola.
“Maklum saya kepala sekolah baru, dalam Pekerjaan itu saya nambah dan harus nutupi pajak dan belanja bahan. Pada waktu itu saya bingung, kemana lagi saya cari uang?. Saya punya inisiatif sendiri, saya pakailah dana PIP anak murid tanpa sepengatahuan wali murid dan guru serta komite untuk nutupi kekurangan pajak bangunan tersebut. Saya mohon maaf kepada seluruh wali murid atas perbuatan saya. Dalam waktu dekat ini segerah saya selesaikan dana PIP murid yang saya ,” beber Artini.

Dilain tempat, Ambo Uffe, salah seorang wali murid SD 80 X kepada awak media berandapublik Tanjung Jabung Timur mengatakan, dirinya merasa kecewa atas ulah Kepala SD 80 X.

Ambo Uffe meminta kepada Kepala SD 80 X, agar jangan lagi mengulangi perbuatannya dan segera menyelesaikan uang PIP siswa yang telah digunakan. Kepada Diknas Tanjung Jabung Timur, Ambo Uffe meminta untuk ganti kepala Sekolah yang baru.

” saya merasa kecewa akan perlakuan seorang kepala sekolah terhadap kita. saya minta jangan diulangi lagi dan segerah selesaikan duit PIP hak
Murid. Saya juga mohon kepada Dinas Pendidikan Tanjab Timur segera ganti kepsek yang baru,” ujar Ambo Uffe.

Ambo Uffe dan wali murid lainya yang
berjumlah 104 orang juga meminta agar dinas Pendidikan serius menangani hal ini.

Upaya sudah dilakukan awak media untuk meminta tanggapan Junedi Rahmat, Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur. Namun belum bisa dimuat karena belum bisa terhubung (arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.