Kasus di Satpol PP Lebong Berlanjut, Dua Saksi Sudah Diperiksa dan Besok Menyusul Saksi Tambahan

oleh -455 views

Berandaublik.com – Kasus pengancaman dengan kekerasan yang dilaporkan ke Polres Lebong, antara Kasubag Perencanaan dan Keuangan, Ratna Sari dengan Kepala Satpol PP Lebong, Andrian Arisetiawan terus bergulir. Dua orang saksi telah diperiksa dalam perkara ini.

Hal itu disampaikan Kapolres Lebong, AKBP Awilzan, melalui Kasat Reskrim, Iptu Alexander yang disampaikan Kanit Pidum Aiptu Sada Arihta Ginting.

“Dua orang saksi telah diperiksa,” ujar A Gintinh kepada wartawan di sela-sela kunjungan Kapolda Bengkulu di Mapolres Lebong, Rabu (23/11) siang.

Menurut A Ginting, jika tidak ada kendala, pihaknya kembali akan memeriksa saksi tambahan pada Kamis (24/11) besok di Ruang Satreskrim Polres Lebong.

“Masih melakukan pemanggilan saksi-saksi. Besok dijadwalkan memeriksa saksi tambahan,” terang A Ginting.

Selain itu Ginting menyampaikan, pihaknya belum memanggil terlapor, yakni Kepala Satpol PP Lebong, Andrian Arisetiawan. Karena masih fokus pengumpulan bahan keterangan para saksi.

“Kita lihat perkembangan dari keterangan saksi besok (Kamis- red),” kata A Ginting.

Untuk barang bukti, A Ginting mengaku, telah dikantongi sembari memeriksa keterangan saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk sementara keterangan pelapor dan keterangan saksi pak?,” tambah A Ginting.

Sebelumnya, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Satpol PP Lebong, Ratna Sari mengutarakan, pembayaran gaji THLT memang ada silang pendapat antara dirinya dengan Kepala Satpol PP, Andrian Arisetiawan yang pada saat itu masih menjabat Kabid.

Untuk honor dan gaji Kantor Satpol PP ada penambahan di APBD Perubahan 2022 yang semula Rp948 juta menjadi Rp1.668.000.000. Ada penambahan Rp720 juta.

Anggaran yang ditambah itu, yakni anggaran uang piket sebesar Rp 200 ribu nyatanya dialihkan untuk sarana dan prasarana, berupa pengadaan baju tahan api termasuk SPPD.

Hal itulah akhirnya membuat hubungan antara pimpinan dan bawahan itu tidak harmonis. Bahkan, saat ini keduanya berseteru dan sudah saling lapor ke Aparat Penegak Hukum. Itupun diawali adanya keributan antara kedua abdi negara ini.

Pelaporan itu sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/B/442/XI/2022/SPKT.Sat Reskrim/Polres Lebong/Polda Bengkulu tertanggal 12 November 2022.

Peristiwa dugaan pengancaman dengan kekerasan terjadi di Kantor Satpol PP Lebong.(jmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.