Kasatpol PP Lebong Dipolisikan Bawahannya, Setelah Cekcok Mulut dan Saling Dorong

oleh -839 views

Berandapublik.com – Kepolisian Resor (Polres) Lebong menerima laporan dugaan tindak pidana pengancaman dengan kekerasan di wilayah Kabupaten Lebong.

Pelaporan itu sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/B/442/XI/2022/SPKT. Sat Reskrim/Polres Lebong/Polda Bengkulu tertanggal 12 November 2022.

Diketahui, pelapor bernama Ratna Sari (42) seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Lebong bertugas di Satuan Polisi Pamongpraja asal Desa Sukau Datang I Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tubei. Dengan terlapor Kepala Satpol PP Lebong, Andrian Arisetiawan asal Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Lebong Utara, yang baru dilantik baru-baru ini.

Peristiwa dugaan pengancaman dengan kekerasan terjadi pada Jum’at (11/11) sekitar pukul 17.30 WIB di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kantor Satpol PP Lebong.

Kapolres Lebong, AKBP Awilzan melalui Kasat Reskrim, Iptu Alexander yang disampaikan Kanit Pidum, Aiptu SA Ginting saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Kita terima laporan secara resmi pada Sabtu (12/11) pukul 14.00 WIB,” ucap Ginting, Sabtu (19/11) siang.

SA Ginting menjelaskan, kronologis kejadian pada hari Jum’at (11/11) lalu. Saat itu, antara Ratna Sari dan Andrian Arisetiawan terlibat cekcok mulut sehubungan dengan penyerahan motor dinas.

“Dikarenakan terjadi cekcok mulut tersebut kemudian antara pelapor dan terlapor dilerai oleh anggota satpol pp lainnya,” ujar SA Ginting, Sabtu (19/11).

Tidak hanya sampai disitu, sekitar pukul 17.00 WIB, saat Ratna Sari hendak pulang dari rutinitas dari kantor Satpol PP, tiba-tiba Ka Sat Pol PP diduga menarik tangan anak buahnya itu, dan kembali terjadinya cekcok mulut. Bahkan, saat peristiwa itu Ka Sat Pol PP diduga mendorong Ratna Sari, lalu menyekik lehernya yang membuat Ratna Sari terdorong ke dinding hingga ke ruangan.

“Lalu terlapor mengacungkan tangan kanannya ke atas dengan maksud untuk meninju pelapor namun tidak berhasil dikarenakan dilerai oleh anggota lainnya.” pungkas SA Ginting.

Atas kejadian tersebut Ratna sari merasa takut dan terancam, lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib.

Terpisah, Kepala Satpol PP Lebong, Andrian Arisetiawan saat dikonfirmasi membantah adanya insiden keributan antara dirinya dengan anak buahnya hingga dilaporkan ke polisi.

“Tidak ada. Siapa bilang,” kata Andrian balik bertanya dengan dialek bahasa Lebong.

Bahkan, Andrian Arisetiawan mengaku, dirinya tidak pernah dilaporkan ke Polres Lebong.
“Tidak, aman-aman aja.” jawab Andrian singkat.(jmd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.