Kades Rami Mulya : Belum Menerima Panduan Baku Untuk Penanganan Covid

oleh -32 views

Berandapublik.com – Semakin banyaknya masyarakat yang terpapar covid-19, hendaknya masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari virus ini.

Tingkat kekhawatiran bahkan cemas, semakin dirasakan masyarakat terlebih lagi yang tergabung pada satgas Covid-19.

Di Desa Rami Mulya Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko. Ketika disambangi awak media berandapublik.com di rumahnya mengatakan, Sebagai satgas covid desa tugas yang berat diakui Kepala desa Supanto. Minggu 18/7/ 21.

Menurut kades, karena satgas desa bertindak langsung ditengah Masyarakat yang terpapar.
” Menyangkut penanganan covid, Sebagai aparat terendah sangat terasa berat. Jika ada masyarakat yang sudah ditetapkan fositif, kami action langsung mengunjungi atau bersilaturahmi kepada korban,” jelas kades.

Juga diakui Kades, untuk satgas covid tidak ada panduan yang baku mengenai penanganannya.

Diterangkan Kades, beberapa waktu lalu ada pasien yang meninggal reaktif, dan tugas pemakaman harus dilaksanakan oleh satgas covid.
“Masalahnya adalah satgas covid tidak punya ilmu bagaimana cara penanganan itu,” tambah Supanto.

Sebagai inisiatif sendiri terang kades, pihak desa membeli APD sebanyak 6 stel. Jadi itulah yang dipakai untuk pelaksanaan pemakaman.

Lebih lanjut disampaikan Supanto, tugas ini memang dirasakan sangat berat dan beresiko

“ketika ada yang sakit bahkan meninggal korban dari dampak covid-19, warga pun sangat takut untuk berkunjung atau membantu. Sedangkan Satgas Covid harus punya keberanian untuk itu, sementara tidak ada jaminan keselamatan untuk kami,” ujar Kades

Kades Berharap kepada warga desa Rami Mulya, agar meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan protokol kesehatan, agar terhindar dari virus Covid-19.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.