Julian AO Akan Laporkan Sekretaris Dikbud Bengkulu Selatan Dan Akan Surati Kejari

oleh -86 views

Berandapublik.com – Julian AO, Tim Investigasi Sekber Media Bengkulu Selatan akan laporkan Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Bengkulu Selatan.

Hal ini dikatakan Julian AO, adanya dugaan Sekretaris Dinas Dikbud BS, Agustian, jarang masuk kantor. Kamis, 28/10/2021

Selain itu, Julian akan menyurati Kejari Bengkulu Selatan, untuk mempertanyakan tindak lanjut Laporan LSM Topan RI beberapa bulan yang lalu, tentang Konsultan Perencanaan Dan konsultan Pengawasan Di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan.

Dia juga menyampaikan, akan memberikan beberapa berkas yang akan dilaporkan, seperti SKT Mandor, kontruksi bangunan gedung yang tidak ada di lokasi pelaksanaan fisik, sehingga diduga tidak sesuai dengan syarat lelang yang ada.

“Kita akan melaporkan Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Agustian, ke Inspektorat dan Ke BKD terkait atas dugaan jarang masuk kantor. Dan kita akan surati kejari akan tindak lanjut laporan LSM Topan RI, serta kita juga akan melaporkan dugaan Tidak adanya mandor, kontruksi bangunan gedung yang tidak ada di lokasi pelaksanaan fisik, sehingga diduga tidak sesuai dengan syarat lelang yang ada,‚ÄĚterang Julian AO,.Kamis (28/10/2021).

Dari hasil Investigasi dan informasi dari beberapa rekanan kontraktor, bahwa penandatanganan berkas pencairan 100 % pekerjaan fisik DAK 2021 diduga dilakukan di rumah PPK Dikbud Agustian, di belakang kantor camat kota Manna.

“Kami sudah ke kantor Dikbud, tetapi Agustian jarang masuk. Jadi kami langsung ke rumah beliau,” ujar Salah seorang kontraktor yang enggan disebut namanya.

Lebih lanjut kontraktor itu mengatakan, Harusnya kan ke kantor, sebab ini jadwal dinas. Tapi karena kita butuh maka menurut saja,”tutup kontraktor tersebut.

Saat awak media berandapublik.com mengkonfirmasi dengan Agustian melalui Watshap, ia menjawab bahwa hal itu demi kelancaran proses.

“Ini demi kelancaran proses dan saya siap tanda tangan di mana saja,”ujar Agustian.

Di tempat terpisah Sekretaris sekber media online, Bung Ali Dina menyampaikan tanggapannya. Menurut Ali Dina, memang tatanan birokrasi di Bengkulu Selatan ini mulai tidak jelas, “masa tanda tangan di rumah, padahal jam dinas. Kalau bukan jam dinas boleh saja PPK menjawab seperti di itu,”tutur Ali.

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau malas masuk kantor jangan menjadi ASN, jadilah pengusaha. Jangan mentang – mentang inspektorat tidak ada dana untuk turun lapangan, sehingga semaunya masuk kantor.

“Kita sudah hampir satu bulan ini melihat pejabat Dikbud Bengkulu Selatan ini jarang masuk kantor, tetapi tidak ada tindakan dari pihak terkait, ada apa ?,” Kata Ali Dina. (ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.