JPKP Kaur Minta Pemda dan DPRD Mencabut MoU Dari Bank BPD Bengkulu

oleh -336 views

Berandapublik.com – Ketua DPD JPKP Kaur meminta Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD untuk mencabut Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Bengkulu melalui Badan Keuangan Daerah (BKD).

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) JPKP Kaur Widi Harto ketika disambangi awak media berandapublik.com di kediamannya. Selasa, (4/10/2021).

Menurut Widi Harto, jika MoU itu tetap dijalankan ada indikasi kurang baik untuk Pemda Kaur, dan diduga akan banyak merugikan masyarakat Kaur. maka pemerintah harus cepat membatalkan MoU dengan Bank Bengkulu.

Widi menjelaskan adanya dugaan merugikan masyarakat Kaur, terutama upah pungut pajak yang kembali ke desa.

“kalau tidak secepatnya dibatalkan, maka akan ada beberapa hal, yang menurut saya diduga merugikan masyarakat, Salah satunya ialah tidak adanya upah pungut pajak yang kembali ke desa,” Ujar Widi Harto.

Widi Harto, memaparkan, BPD melakukan pemungutan uang Rp2500/bel pajak bumi dan bangunan. Ini diduga akan mempersulit pencairan DD dan ADD SP2D yang sudah ditandatangani oleh kades dan ditahan oleh BKD dengan modus nanti kalau cair akan dihubungi. Sedangkan para Kades menunggu sampai berbulan- bulan lamanya dengan alasan uang kas sedang kosong.

“Maka dari itu kita berharap kepada Bupati untuk mengalihkan sistem keuangan ke BRI Cabang Bintuhan supaya pelayanan tidak berbelit-belit serta kita juga berharap supaya ada pengauditan terhadap Dinas BPD, BKD, dan instansi terkait lainya.” Pinta Widi Harto.

Pemda kaur, melalui sambungan telepon, kepada humas Pemda, Batardan, saat dimintai tanggapannya, mengatakan, pihak humas belum menerima informasi atas permasalahan tersebut. Dan belum bisa memberikan keterangan lebih jauh.

” Kami belum tahu informasi tersebut, jadi kami belum bisa memberikan penjelasan,” kata Batardan. Kamis, (7/10/21)

Sedangkan ketua DPRD Kaur juga melalui pesan whatsAppnya ketika dihubungi redaksi berandapublik.com, belum memberikan jawaban atas pertanyaan redaksi.(rks)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.