Focus Grup Diccossion (FGD) Tentang Base Perbase Adat Besemah

oleh -128 views

Berandapublik.com – Untuk mempererat tali silahturahmi, Sanggar Balai Adat Aryapassatan7lautan adakan kegiatan Focus Grup Diccossion (FGD) di Balai Agung Pasema Padang Huci Kabupaten Kaur.

Kegiatan tersebut dalam rangka membahas tentang Base Perbase Adat Pasemah Padang Guci Serumpun, dengan sub tema: ” Tafsir Petiti Sumpah Sepate Tungguan Jagat Besemah. Senin (26/09/22).

Acara ini menghadirkan Narasumber, antara lain, Pimpinan Balai Agung Riyeratu H.A.Kahar, Mahasiswa PPs PAI S3 UINFAS, Sidarmin Tetap, Ketua LAKU/BMA Kaur Maskani, Ketua PCNU Kaur Kyai Januari Tasudin, MPd.

Dalam sambutanya Pimpinan Balai Agung Riyeratu H A mengatakan, dengan diputuskannya tafsir yang diberi nama Tunguan Jagat Besemah dapat menangani perkara adat dusun lama di kawan Padang Guci.

” Dengan diputuskannya Tafsir Tungguan Jagat Besemah, dapat menjadi pijakan Tue Juray atau tetue adat dalam menangani Perkara Adat Dusun Laman di Kawasan Pasemah Padang Guci. Kalaupun ada UU Simbur Cahaya maka sebagai Filosofi Dasar Nalarnya sudah ada. Yaitu Tungguan Jagat Besemah Tidak meraba-raba lagi,” kata H.A.Kahar.

A H Kahar berharaf kepeloporan Mahasiswa UINFAS Dalam hal ini Sidarmin, kepedulian Adat dan Kearifan lokal Perlu diapresiasi.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Pimpinan Tue Sumbay/ Juray Tue, Pimpinan Riyeratu /Riyemalim /Riyetemenggung /Riyebiyah Di Balai Agung Adat Pasemah Padang Guci, Kepala Desa, Ketua LAKU/BMA Kabupaten Kaur, Mahasiswa PPs UINFAS Bengkulu.

Bahasan tersebut menyimpulkan Tafsir Petiti Sumpah Sepate Tungguan Jagat Besemah perspektip Adat Besendi Syara’ Syara’ besendi Kitabullah sebagai Acuan Sidang Adat di Empat Sumbay, yakni

  1. Semidang Molak
  2. Sumbay Besar
  3. Sumbay Penjalang
  4. Sumbay Loearchalifah, (rks).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.