Dua Oknum Perangkat Desa Serangai Digerebek Warga, Diduga Sedang Memadu Kasih

oleh -5.579 views

Berandapublik.com – Dua oknum Perangkat desa Serangai Kecamatan Batik Nau Kabupaten Bengkulu Utara digerebek warga.

Warga Desa Serangai mendadak heboh, karena menggerebek dua oknum perangkat desa inisial E dan J bukan muhrim yang diduga sedang memadu kasih.

Penggerbekan itu dilakukan oleh beberapa warga Desa Serangai, Senin malam sekitar pukul 21. 00 WIB. (20/9/21)

Salah seorang warga desa Serangai yang enggan disebutkan namanya, mengakui adanya penggerebekan terhadap dua oknum perangkat desa tersebut.
” Iya, dua oknum perangkat desa tersebut digerebek,” katanya.

Dia menerangkan memang selama ini warga sudah menaruh kecurigaan adanya hubungan perselingkuhan diantara kedua oknum perangkat desa itu. “memang ada kecurigaan selama ini, adanya perselingkuhan dua oknum perangkat desa tersebut,” tambahnya.

Pengerebekan ini diperoleh informasi dilakukan di rumah salah satu oknum perangkat desa yang digerbek.

Saat penggerebekan dua sejoli yang bukan muhrim ini diduga sedang asyik memadu kasih. Keduanya sudah diamankan di Mapolsek Batik Nau, guna mencegah terjadinya kemarahan warga dan dari pihak keluarga.

Kades serangai, Sahat Simanungkalit, saat dikonfirmasi awak media berandapublik.com Bengkulu Utara mengatakan, dia belum tahu persis kejelasan dari informasi tersebut, karena saat penggerebekan dia tidak diberitahu warga terlebih dahulu.
“saya tidak tahu jelas masalah ini, Tapi memang ada penggerebekan tadi malam (Senin Malam-red). Tapi kita tunggu dulu informasi yang jelas. Kalau memang benar perangkat desa saya melakukan itu, kita siap melakukan pemecatan, karena sudah melanggar aturan Agama dan adat,” ujar kades.

Camat Batik Nau, Syahbani, dalam keterangannya mengatakan, biarkan mereka meyelesaikan dulu persoalan di Mapolsek Batik Nau. Apa yang akan diputuskan oleh kedua belah pihak. kalau sudah selesai, baru diselesaikan di desa.

Selain itu camat mengatakan, kedua perangkat tersebut harus membuat surat pernyataan pengunduran diri dari perangkat desa Serangai.

“paling tidak kedua pihak harus buat surat penguduran diri, karena sudah melanggar aturan adat,dan pihak pemerintah desa harus melakukan pemecatan,” tutup Syahbani.(tsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.