Dinas P2KBP3A Kabupaten Mukomuko, Menggelar Identifikasi dan Desiminasi Audit Kasus Stunting

oleh -103 views

Berandapublik.com – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Mukomuko, menggelar Identifikasi Audit Kasus Stunting dan Desiminasi Audit Kasus Staunting.

Dampak stunting sangat luar biasa, kepada generasi penerus yang merupakan calon para pemimpin yang saat ini mulai tumbuh. Tentu kita tidak menginginkan para generasi yang lemah, baik fisik maupun cara berfikirnya.

Dari Survei Status Data Indonesia (SSGI) tahun 2021, kita memiliki prevelensi 30,1 persen. Target yang disampaikan presiden yakni 14 persen pada tahun 2024, maka kita perlu melakukan penurunan stunting.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mukomuko, Wasri, juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Mukomuko yang dikonfirmasi seusai Kegiatan Identifikasi Audit dan Desiminasi Audit Kasus Stunting di Kabupaten Mukomuko, yang digelar di Aula Bapelitbangda Kabupaten Mukomuko. Senin (7/11/22) kemarin.

” percepatan penurunan Stunting ini menjadi komitmen dan perjuangan bersama dari waktu ke waktu, untuk masa depan dan demi generasi Penerus kabupaten Mukomuko yang lebih baik,” ungkap Wasri.

Lebih lanjut Wasri menyampaikan, diperlukan upaya berkesinambungan demi hasil yang baik. Dengan mengoptimalkan kolaborasi di pusat, provinsi dan kabupaten, juga dengan seluruh sarana dan program yang sudah ada.

“Kepada semua pihak yang terlibat untuk tetap menjaga kekompakan dan orientasi yang sama, yakni semangat dalam mencegah Stunting.” sampai Wasri

Sementara itu, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Mukomuko H Junharto, SKM sekaligus sebagai sekretaris TPPS, saat dikonfirmasi awak mediak menerangkan, Dinas P2KBP3A Kabupaten Mukomuko sebagai Sekretariat Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mukomuko pada hari ini melaksanakan kegiatan audit dan diseminasi kasus Stunting Kabupaten Mukomuko. Sebelumnya, beberapa kegiatan sudah dilakukan mengenai Stunting di Mukomuko.

” Seluruh tahapan-tahapan sudah kita lalui, dari mulai rembug Stunting, kita lakukan aksi pro 67, dan disini ada identifikasi audit kasus Stunting, dengan turun di beberapa titik yang berada di beberapa Kecamatan di Kabupaten Mukomuko,” terang H Junharto, SKM

H Junharto menjelaskan, Dalam acara ini, pihaknya melibatkan tim pakar dan Tim Ahli dalam hal Desiminasi Audit Kasus Stunting, sehingga pemaparan yang disampaikan Pakar dan Tim Ahli ini, dapat memberikan pemahaman terkait Stunting kepada para peserta yang hadir.

” Kegiatan ini mendapat atensi dari pihak Provinsi sebagai narasumber yang juga sebagai Tim Satker Stunting Provinsi. Tadi juga turut memberikan pemahaman kepada kita yang hadir, sehingga kita bisa melaksanakan tahapan-tahapan Stunting dengan baik dan lancar,” jelas H Junharto.

Selain itu Junharto menyampaikan, Kabupaten Mukomuko menduduki peringkat ketiga dalam hal pelaporan aksi Stunting, dan tahapan selanjutnya yang akan dilaksanakan, yakni audit kasus Stunting untuk tahun 2022 ini.

” karena setiap bulan ada tahapan tahapan yang kita laksanakan, dan selalu kita rapat koordinasi dengan Ketua TPPS (Ibu Wakil Bupati) agar tahapan tahapan Stunting ini berjalan sesuai yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. Demi tujuan kita untuk pencegahan dan percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Mukomuko,” tutup H Junharto.

Hadir dalam kegiatan ini, Dandim 0428/Mukomuko, Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dan para OPD terkait, Tim Ahli/pakar, Danramil 428-01/Mukomuko, Camat dan Kades, Tenaga Kesehatan dan Kader KB serta undangan lainnya.(rkm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.