Caleg PSI Bengkulu Ikut Sekolah Kader, Untuk Persiapan Pemilu 2024

oleh -405 Dilihat
oleh

Berandapublik.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Sekolah Kader Solidaritas Indonesia Angkatan ke-4 sebagai persiapan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Calon Legislatif dari PSI wajib mengikuti sekolah kader yang dilaksanakan oleh DPP PSI secara online. Agar memiliki wawasan tentang PSI & politik secara umum.

Poto : Susantri Jaya. Ketua DPD PSI Kota Bengkulu

Peserta Sekolah Kader ini secara Nasional diikuti lebih dari seribu orang, baik kader dalam negeri maupun yang tinggal di luar negeri. Sedangkan Peserta dari Bengkulu ikut 35 orang.

Ketua DPD PSI Kota Bengkulu, Susantri Jaya kepada awak media berandapublik.com mengatakan. Jika semakin banyak kader yang berkompeten dan berinyegritas, dirinya yakin PSI akan menang di pertarungan pemilu 2024 nanti.

” Dengan semakin banyak kader yang kompeten dan berintegritas, kami siap menang di 2024,” kata Susantri Jaya Senin (20/2/23) siang.

Poto : Silvi Silvia, Bendahara DPW PSI Bengkulu

Susantri Jaya menjelaskan, sekolah kader dilaksanakan dengan Metode online, membuat seluruh peserta bisa mengikuti pembelajaran dari mana saja dan kapan saja. Sesuai waktu masing-masing dan tidak perlu hadir di satu tempat secara fisik.

Materi sekolah kader sangat lengkap mulai dari sejarah lahirnya PSI, sistem per-politik-an, sistem partai, kebijakan pembangunan dan banyak lagi materi yg memang diperlukan bagi para kader & caleg PSI.

Menurut Susantri Jaya, PSI punya dua DNA. Yaitu kebajikan dan keragaman. Kebajikan diterjemahkan dalam anti-korupsi, keragaman dalam anti-intoleransi. Sejak awal, dua hal itu yang menjadi jiwa perjuangan PSI. Ini merupakan salah satu wujud komitmen PSI dalam perjuangan anti-korupsi. Untuk para caleg.

Dia juga menyampaikan, untuk Sekolah Kader Angkatan ke-4 ini, semua caleg PSI Kota Bengkulu terlibat, mulai 15 Februari – 19 Maret 2023. Mulai dari tingkat dasar, tingkat madya & tingkat paripurna yang khusus bagi pengurus atau caleg tingkat Provinsi.

“setiap tingkatan peserta akan mendapatkan sertifikat sekolah kader. Pada akhir periode pembelajaran, peserta akan mengikuti webinar yang juga digelar secara daring.” tutup Susantri Jaya.(mag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *