Aksi solidaritas Melayu Bersatu Tanjab Timur, Tolak Penggusuran di Rempang Galang

oleh -151 Dilihat
oleh

Berandapublik.com – Suku Melayu Tanjung Jabung Timur melakukan Aksi solidaritas Melayu bersatu, tolak relokasi di Kepulauan Rempang Galang Batam Indonesia

Relokasi dan penggusuran di Kepulauan Rempang Batam yang dilakukan Pemerintah Batam diduga akan menghilangkan Suku Melayu yang tinggal di Rempang Galang secara perlahan.

Sedangkan Suku Melayu sudah puluhan tahun mendiami pulau Rempang Galang dan sudah turun temurun tinggal di pulau tersebut, sekarang haknya akan hilang serta mata pencariannya teracam.

Turut perihatin Relokasi dan penggusura di Rempang Galang tersebut, suku Melayu Tanjung Jabung timur melakukan Aksi Demo Solidaritas di depan kantor bupati tanjung Jabung timur, menyampaikan aspirasi penolakan relokasi dan penggusuran. Juga minta keadilan, agar penduduk Melayu tidak digusur tapi diperhatikan. Jum’at, (15/9/23).

Dedi Saputra selaku Orator dalam orasi menyampaikan, Suku Melayu Bersatu Tanjung Jabung Timur menolak penggusuran di Rempang Galang dan meminta Pemerintah Daerah Tanjung Jabung Timur mendengar aspirasi yang disampaikan serta menyampaikan kepada Presiden Republik Indonesia.

” Kami suku melayu bersatu, menolak pengusuran di kepulauan Rempang Galang Karena dampaknya akan menghilangkan penduduk asli Melayu. Kami minta Pemerintah Tanjung Jabung Timur agar mendengar aspirasi kami dan menyampaikan ke persiden. Kami suku melayu turut prihatin, kami sangat mendukung program pemerintah, tapi tolong perhatikan juga penduduk asli Rempang Galang. Karena nenek
Moyang kami juga ikut berjuang dalam kemerdekaan Indonesia,” kata Dedi Saputra.

Safril, Sekda Tanjung Jabung Timur hadir di tengah-tengah Aksi demo Melayu bersatu tolak relokasi pengusuran di Rempang Galang, menandatangani surat perjanjian dan akan menyampaikan aspirasi yang disampaikan itu ke pemerintah pusat.

Dalam Aksi Demo Solidaritas itu dalam pengamanan dari Polres Tanjung Jabung Timur dan Satuan Polisi Pamong Praja serta anggota Koramil.(arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *