3 Orang Pria Diduga Perambah Hutan Konservasi, Ditangkap Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Bengkulu

oleh -107 views

Berandapublik.com – Polda Bengkulu melakukan Press conference pengungkapan tindak pidana perambahan hutan konservasi, menetapkan 3 tersangka.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S, Sos, M.H didampingi Wadir Reskrimsus Polda Bengkulu AKBP Andi Arisandi, S.Ik, M.H, Kasubdit Tipidter AKBP Florentus Situngkir, S.Ik, serta Kanit I Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Bengkulu Kompol Andi Kadesma, S.H., S.Ik, melakukan Press conference tentang perambahan hutan konservasi. Rabu, (19/10/22).

Kombes Pol Sudarno menjelaskan, pengungkapan tindak pidana perambahan hutan konservasi ini, pihaknya mengamankan 3 orang terduga yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni inisial AI (50), RN (62), serta SI (52) yang merupakan warga Kabupaten Bengkulu Utara (BU).

Ketiga tersangka melakukan perambahan hutan konservasi perlindungan satwa gajah yang berada di kecamatan Seblat Kabupaten BU.

” Tersangka melanggar pasal 78 ayat 2 pasal 50 ayat 2 tahun 2020 cipta kerja atau denda Rp 7 miliar.” kata Kabid Humas.

Kabid Humas juga mengatakan, para pelaku berhasil melakukan perambahan hutan seluas Lebih kurang 4 Ha yang nantinya akan dipergunakan untuk tanaman sawit.

” Mereka ini leluasa melakukan aksinya dikarenakan Patroli cukup sulit dan cukup jauh dan susah dijangkau.” tambah Kabid Humas.

Sementara itu, Wadir Reskrimsus polda Bengkulu AKBP Andi Arisandi, S.Ik, M.H
mengatakan, pengungkapan perambahan ini dilakukan pihaknya bersama BKSDA. Selain itu telah berulangkali memberikan teguran terhadap para pelaku sejak 2019.

” ini merupakan upaya terakhir dalam penegakan hukum terkait menjaga kelestarian alam bentang sebelat habitat harimau Sumatera.” jelas Wadir Reskrimsus Polda Bengkulu.

Ditambahkan oleh kepala konservasi sesi wilayah 1 BKSDA Bengkulu-Lampung, Said Jauhari mengatakan, dari tahun 2019 jumlah lahan taman wisata alam bentang sebelat yang telah dirambah tak kurang dari belasan hektar. Berdasarkan data dari dirjen Gakum Kementerian lingkungan hidup, perambah berjumlah 6 orang sejak tahun 2019.

Bentang Alam Seblat memiliki luasan tidak kurang dari 323 ribu hektar, yang terbentang dari Sungai Ketahun hingga ke Air Majunto. Secara administrasi, wilayah ini berada di dua kabupaten. Yaitu Bengkulu Utara dan Mukomuko.(mag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.