2 Warga Bengkulu Utara Ditangkap Polres Rejang Lebong, Karena Bawa Paket Shabu

oleh -135 views

Berandapublik.com – Dua orang Warga Bengkulu Utara, ditangkap Polres Rejang Lebong karena kasus shabu.

Dua warga Kabupaten Bengkulu Utara ( BU ) inisial TA (21) warga Desa Talang Kering Kecamatan Air Napal dan rekannya DK (24) warga Desa Air Napal Kecamatan Air Napal kabupaten Bengkulu Utara terpaksa mendekam di Rumah tahanan Mapolres Rejang Lebong (RL)

Keduanya ditangkap personil Polsek Bengko di back Up tim macan subang resnarkoba Polres RL Polda Bengkulu.

Kapolres RL AKBP Tonny Kurniawan S.ik didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Cahya Prasada Tuhuteru serta Kapolsek Bengko IPDA M. Dodi Mardiansya, S.H saat press conference mengungkapkan, kedua tersangka ditangkap pada hari Kamis tanggal 03 November 2022 sekira Pukul 12.30 WIB.

” Kedua tersangka kami tangkap di Jalan Umum Talang Kikim Desa Air Rusa Kec.Sindang Dataran.” Ungkap Kapolres RL. Senin, (07/11/22) kemarin.

Kasat Resnarkoba Iptu Cahya Prasada Tuhuteru menambahkan, penangkapan kedua tersangka berawal, unit reskrim Polsek Bengko mendapatkan informasi adanya peredaran Narkoba di wilayah Sindang Dataran.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan berkoordinasi dengan satnarkoba, saat kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor merek Honda Beat dengan NoPol BD 2192 CB dicegat anggota resnarkoba saat hendak melintas di Jalan Desa Air Rusa menuju ke kabupaten Kepahiang

” Setelah digeledah ditemukan di dalam Jaket pelaku 1 Paket Sedang diduga Narkotika Golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman, berbentuk Kristal bening dibungkus plastik kilp bening. 3 Paket diduga sabu-sabu, 1 Pack plastik klip bening, Uang Tunai senilai Rp120.000, 1 Unit Handphone android merek Vivo Y 16 warna hitam, 1 Unit Handphone android merek Redmi A 8 Pro warna biru,” Kata Iptu Cahya Prasada Tuhuteru.

Kedua tersangka sambung Kasat Narkoba, dibawa ke Mapolres Rejang Lebong untuk penyelidikan selanjutnya.

Kasat Resnarkoba menyampaikan, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009. Dengan ancaman pidana minimal 4 Tahun penjara, maksimal 12 tahun dan denda minimal Rp800.000.000, maksimal Rp8.000.000.000 miliar. (mag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.